Mulai Belajar Ayo Mulai Belajar Pemrograman PHP

PHP – Basic Syntax Script

php-iconUntuk para pemula, ada baiknya kita mempelajari syntax pemrograman PHP dari hal yang paling mendasar, yakni basic syntax, agar para pemula yang ingin mengetahui tentang pemrograman PHP dapat membedakan mana yang merupakan syntax PHP, mana yang merupakan syntax HTML, dan mana yang merupakan syntax JavaScript.

Karena dalam satu buah file PHP, biasanya terisi dari beberapa syntax programming, maka dari itu untuk pertama kali belajar kita harus benar-benar dapat membedakan syntax PHP, berikut adalah basic dari syntax PHP :

Syntax php selalu di awali denganĀ  “<?php” dan di akhiri dengan “?>”, yang dapat dilihat pada syntax diatas. Jika file diatas dijalankan maka akan menghasilkan hasil seperti di bawah ini :

PHP HTML Basic Syntax


Menuliskan Komentar di Dalam Syntax PHP

Sebuah komentar di dalam PHP tidak di eksekusi oleh server pada sebuah program, sebuah komentar di dalam syntax php biasanya bertujuan untuk :

  • Memberi keterangan kepada orang lain yang ingin melihat source code nya
  • Memberi pengingat kepada programmer itu sendiri, karena kebanyakan programmer setelah menulis sebuah syntax, mereka akan membuka lagi syntax berikut setelah satu atau dua tahun kemudian, hal ini tentunya akan memudahkan bagi programmer untuk menuliskan apa yang waktu itu mereka pikirkan untuk source codenya.
Baca Juga :   PHP - Menggabungkan Teks Dengan String Operator

Untuk menuliskan suatu komentar yang ada di dalam syntax PHP berikut ketentuannya :

  • // Untuk menuliskan komentar satu baris
  • # Ini juga untuk menuliskan komentar satu baris
  • /* dan */ adalah untuk menuliskan komentar yang beruba blok

berikut penerapannya :

Jika script diatas dijalankan, maka hasil yang didapatkan adalah 4.


Syntax Not Case Sensitivity

Dalam syntaxPHP semua kata kunci berikut If, Else, While, Echo, Classes, Functions, dan Function yang dibuat pribadi syntaxnya Not Case Sensitive, contoh dibawah ini syntax Not Case Sensitive yang sah di PHP :

Baca Juga :   PHP - Apa Itu Pengertian & Kegunaannya

Jika syntax tersebut dijalan maka hasil yang di dapatkan adalah 3 baris Hello PHP yang sama :

Hello PHP!
Hello PHP!
Hello PHP!


Syntax Case Sensitivity

Khusus untuk variable, menggunakan Syntax Case Sensitiv, jadi contohnya jika menggunakan variable $warna jika ingin mengularkan nilai dari varible $warna, tidak dapat dituliskan seperti ini $Warna, hal seperti ini di anggap berbeda di pemrograman PHP, karena ada perbedaan huruf di ‘w’ pada variable pertama dan ‘W’ pada variable kedua (besar kecilnya), berikut contoh syntax nya :

Dari syntax diatas maka hasil yang didapatkan seperti dibawah ini :

Mobil saya berwarna merah
Rumah saya bewarna
Perahu saya berwarna

Berikut adalah basic syntax yang dapat di pelajari, Semoga Bermanfaat.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *